Kemitraan Berkelanjutan Girikarto dan UPN “Veteran” Yogyakarta Dorong Produk Lokal Menuju Usaha Mand
WALUYA 24 Agustus 2026 10:54:29 WIB
GIRIKARTO – Kalurahan Girikarto terus mengembangkan potensi lokal agar mampu memberikan nilai tambah dan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kemitraan berkelanjutan dengan UPN “Veteran” Yogyakarta yang pada 2026 diarahkan pada pengembangan produk kuliner, peningkatan kemampuan pemasaran, serta penguatan kelembagaan usaha masyarakat melalui CV Laraskarsa Girikarto.
Kemitraan yang didukung melalui hibah Pengabdian bagi Masyarakat (PbM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UPN “Veteran” Yogyakarta ini telah berlangsung sejak 2024, diawali dengan pengembangan Sistem Informasi Pariwisata Girikarto (SIPARTO). Pada 2025, kerja sama dilanjutkan dengan penyusunan road map dan strategi bisnis pariwisata. Memasuki 2026, program diarahkan lebih jauh agar potensi pariwisata dan sumber daya lokal Girikarto dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat melalui pengembangan usaha berbasis potensi lokal.
Ketua Tim PbM UPN “Veteran” Yogyakarta, Prof. Ir. Nur Indrianti, M.T., D.Eng., IPU, ASEAN Eng., menjelaskan bahwa kesinambungan merupakan prinsip penting dalam kemitraan yang dibangun bersama Girikarto.
“Setiap tahap kami kembangkan berdasarkan capaian dan kebutuhan pada tahap sebelumnya. Setelah SIPARTO, road map, dan strategi bisnis pariwisata, kami bersama Girikarto melihat bagaimana potensi pariwisata dan sumber daya lokal dapat memberikan manfaat ekonomi yang semakin besar bagi masyarakat. Kemitraan ini dapat terus berkembang karena Pemerintah Kalurahan dan PKK bukan sekadar penerima program, tetapi juga menjadi mitra yang berpartisipasi aktif,” jelas Nur Indrianti.
Mengolah Potensi Lokal Menjadi Produk Bernilai Tambah
Pada 2026, pengembangan usaha difokuskan antara lain pada pemanfaatan pisang dan kelapa muda yang merupakan potensi lokal Girikarto. Ibu-ibu PKK mengikuti beberapa kali praktik produksi bersama Siti Nuryani, S.Pd. sebagai pendamping kuliner. Dari proses tersebut dikembangkan antara lain tepung pisang, Bolu Pisang AMARTA, dan wedang NIRAMAYA, di samping berbagai produk kuliner lainnya.
Bolu Pisang AMARTA membawa filosofi harapan akan kehidupan yang makmur dan sejahtera. Sementara itu, NIRAMAYA dikembangkan sebagai minuman kesehatan berbahan air kelapa muda dan rempah-rempah, dengan filosofi bahwa air merupakan sumber kehidupan. Pengembangan produk diarahkan tidak hanya untuk menghasilkan makanan dan minuman, tetapi juga untuk meningkatkan nilai tambah bahan baku lokal dan membuka peluang usaha bagi masyarakat.
Upaya tersebut didukung secara aktif oleh Pemerintah Kalurahan Girikarto. Selain dukungan nonfinansial, Kalurahan memberikan kontribusi yang signifikan melalui penyediaan sarana produksi, seperti oven dan peralatan memasak, alat pengemas, alat penggiling tepung pisang, serta berbagai peralatan pendukung lainnya. Dukungan Lurah Girikarto Sumardiyono dan Carik Suparman, A.Md., bersama keterlibatan aktif PKK, menjadi bagian penting dalam membangun fondasi usaha yang dapat terus berkembang.
Produk-produk Girikarto kemudian mulai diperkenalkan kepada masyarakat yang lebih luas. Pada 9 Juni 2026, perwakilan usaha Girikarto mendapat kesempatan untuk memperkenalkan produknya dalam sesi UMKM di RRI Yogyakarta. Selanjutnya, pada 18 Juli 2026, kemampuan pemasaran ibu-ibu PKK diperkuat melalui pelatihan e-Marketing dengan Dr. Heru Cahya Rustamaji sebagai narasumber. Pelatihan tersebut diarahkan agar kemampuan memproduksi diikuti oleh kemampuan memperkenalkan dan memasarkan produk melalui media digital.
Laraskarsa, Wadah Usaha Masyarakat Girikarto
Seiring berkembangnya produk dan kegiatan pemasaran, PKK Girikarto bersama Pemerintah Kalurahan dan tim UPN “Veteran” Yogyakarta menyepakati pembentukan CV Laraskarsa Girikarto sebagai wadah pengembangan dan pemasaran produk masyarakat. Nuryani, Ketua PKK Girikarto, dipercaya menjadi direktur. Legalitas CV saat ini sedang diproses melalui notaris, bersamaan dengan proses sertifikasi halal dan PIRT produk.
Nama Laraskarsa mencerminkan semangat berkarya secara selaras untuk menumbuhkan masa depan, sebagaimana dirangkum dalam tagline “Berkarya Selaras, Menumbuhkan Masa Depan.” Kehadiran Laraskarsa diharapkan menjadi langkah penting menuju kemandirian usaha sehingga kegiatan produksi dan pemasaran dapat terus berjalan dan berkembang secara berkelanjutan.
Pada 5 Agustus 2026, Laraskarsa memperoleh kesempatan untuk diperkenalkan kepada publik yang lebih luas. Ketua Tim PbM mempresentasikan CV Laraskarsa Girikarto beserta produk-produk unggulannya dalam rangkaian HUT ke-40 dan pelantikan Dewan Pimpinan Cabang Bantul dan Sleman Gerakan Penerus Perjuangan Merah Putih (GPPMP) Kabupaten Sleman dan Bantul. Rangkaian acara tersebut menghadirkan presentasi dan pameran UMKM yang mengangkat potensi produk unggulan lokal.
Produk Lokal Bertemu Pasar Pariwisata
Gambaran awal peluang pasar produk Laraskarsa terlihat pada Minggu, 9 Agustus 2026, saat komunitas yoga dari Yogyakarta, YOKAJE, berkunjung ke Girikarto. Seusai melakukan yoga luar ruang di Gesing Wonderland, anggota komunitas singgah di Balai Kalurahan dan menikmati kelapa muda yang disajikan dengan sirop NIRAMAYA. Mereka memberikan respons positif terhadap kesegaran dan cita rasa NIRAMAYA. Sebelum kembali, sejumlah anggota juga membeli produk Laraskarsa sebagai oleh-oleh, antara lain sirop NIRAMAYA, peyek kacang hijau, manggleng, dan onde-onde.
Pengalaman tersebut menunjukkan peluang untuk semakin menghubungkan produk masyarakat dengan aktivitas pariwisata di Girikarto. Kalurahan ini memiliki sejumlah destinasi yang telah dikenal luas, antara lain Gesing Wonderland, HeHa Ocean View, Puncak Segoro, serta destinasi lainnya. Kehadiran wisatawan menjadi pasar potensial bagi produk Laraskarsa untuk berkembang sebagai oleh-oleh khas Girikarto.
Khusus NIRAMAYA, peluang pemasaran ke depan juga akan dijajaki melalui konsinyasi dengan pengelola destinasi wisata setempat. Produk tersebut berpotensi dikembangkan sebagai welcome drink bagi wisatawan, termasuk melalui skema kerja sama dengan pengelola destinasi, sehingga dapat menjadi bagian dari layanan wisata.
Tim PbM UPN “Veteran” Yogyakarta terdiri atas Prof. Ir. Nur Indrianti, M.T., D.Eng., IPU, ASEAN Eng. sebagai ketua, serta Dr. Heru Cahya Rustamaji dan Dr. Ir. Sari Virgawati, M.P. sebagai anggota.
“Harapan kami, Laraskarsa benar-benar tumbuh menjadi usaha milik masyarakat Girikarto. Ketika wisatawan datang, kami berharap mereka tidak hanya menikmati keindahan destinasi, tetapi juga mengenal, menikmati, dan membawa pulang produk lokal Girikarto. Dengan demikian, perkembangan pariwisata dapat tumbuh bersama usaha masyarakat dan memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan,” pungkas Nur Indrianti.
Anggota komunitas YOKAJE menikmati kelapa muda dengan sirop NIRAMAYA saat berkunjung ke Balai Kalurahan Girikarto, Minggu (9/8/2026). Kunjungan tersebut menjadi salah satu gambaran peluang untuk menghubungkan produk lokal Girikarto dengan aktivitas pariwisata.
Ibu-ibu PKK Girikarto mengikuti praktik pengembangan produk kuliner berbasis potensi lokal dengan pendampingan dari Siti Nuryani, S.Pd. Kegiatan ini merupakan bagian dari kemitraan berkelanjutan antara Kalurahan Girikarto dan UPN “Veteran” Yogyakarta dalam mendorong pertumbuhan usaha masyarakat.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Pengambilan sumpah/janji dan pelantikan
- Persiapan Monev KIP Kalurahan
- Kemitraan Berkelanjutan Girikarto dan UPN “Veteran” Yogyakarta Dorong Produk Lokal Menuju Usaha Mand
- Upaya Peningkatan Keterbukaan Informasi Publik
- Tirakatan HUT RI Ke 81
- APEL RUTIN PEMERINTAH KALURAHAN GIRIKARTO
- Laporan Pelaksanaan Pemberian Informasi Publik Tahun 2025
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |














